Puisi : Merelakan

Untukmu yang sempat ada dalam imajinasiku.
Terima kasih sudah menghadirkan lara.
Dan sebagai gantinya
Aku harus menghentikan asa,
Mendewasakan logika, 
Menghentikan duka.

Agar aku tak terbawa dusta,
Tak ternina bobokan kata,
Tak terhempas keabstrakan belaka.

Bukan tak ingin bertahan,
Aku hanya merelakan.

Bukan tak lagi berjuang,
Aku hanya bimbang.

Aku hanya seorang tawanan,
Yang tengah lelah di zona nyaman.

Untuk apa aku memandang ??
Jika akhirnya tetap terbuang !!

Aku hanya ingin sebatas mendo’akan,
Semoga tak kan terlupakan !!

– Nilaa Adillia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *