Puisi : Betapa Jahatnya Jatuh Cinta

Ibu..
Bolehkah aku menuntut sesuatu? Bolehkah aku mengatakan sesuatu?
Bolehkah aku berkeluh kesah akan sesuatu?

Ibu…
Kemarin Engkau katakan sudah banyak hal yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Kemarin juga sudah Engkau katakan bahwa semua hal yang Engkau ketahui, sudah Engkau ajarkan kepadaku.

Tapi…
Kurasa Engkau salah akan satu hal,
Engkau belum ajarkan banyak hal padaku, Engkau belum ajarkan semua yang Engkau ketahui padaku. Hal yang Engkau belum ajarkan ialah Betapa jahatnya jatuh cinta, betapa menderitanya seseorang ketika jatuh cinta.

Ibu seharusnya Engkau katakan padaku bahwa betapa jahatnya jatuh cinta itu. Seharusnya Engkau katakan itu dulu sebelum aku tahu kebenarannya.

Ibu…
Aku sangat menyayangimu.
Aku tahu kau pun sama juga sangat menyayangiku.
Tapi…
Kenapa Engkau biarkan aku menderita akan jatuh cinta?

Ibu…
Tolong peluk aku.
Tolong kembalikan waktu.
Aku ingin Engkau ajari aku Cinta.
Bukan jatuh Cinta.

– A. Mutiara

Lubuk Dalam 23 juli 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *